HEADLINE : Akhirnya Bupati Biak Numfor Ditahan - Papua Barat Heboh Ada Penampakan Salju di Raja Ampat - Teganya 7 Remaja Tanggung di Kota Serui Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Temannya ,
Rabu , 20 September 2017
Breaking News
Home » Hukum » Gabungan Polisi Tangkap Tersangka yang Menikam David Manggaprouw di Pasir Putih
Barang bukti yang diamankan oleh tim gabungan polisi di sekitar lokasi penikaman di Pasir Putih Kabupaten Manokwari/Albert
Barang bukti yang diamankan oleh tim gabungan polisi di sekitar lokasi penikaman di Pasir Putih Kabupaten Manokwari/Albert

Gabungan Polisi Tangkap Tersangka yang Menikam David Manggaprouw di Pasir Putih

MANOKWARI,- Tersangka kasus penikaman terhadap korban David Manggaprouw, Selasa (12/9) malam, di sekitar Pasir Putih, Distrik Manokwri Timur, akhirnya tertangkap oleh tim gabungan polisi.

Tim gabungan yang berhasil menangkap tersangka adalah tim Pirhana Polda Papua Barat, timsus Swanggi, dan Buser Reskrim Polres Manokwari. Semalam tim ini datangi tempat kejadian perkara bersama (TKP) tim identifikasi dan melakukan olah TKP.

Di lokasi itu, tim menemukan senjata angin milik seorang warga berinisial FB yang adalah pegawai Lapas Manokwari. Selanjutnya tim mendalami kepemilikan senjata angin yang berada di TKP.

Suasana di rumah duka David Manggaprouw/Albert
Suasana di rumah duka David Manggaprouw/Albert

Tim lalu mendapat keterangan saksi kunci bahwa tersangka RR awalnya berniat berburu malam. Namun saat bersamaan, tersangka berpapasan dengan korban David Manggaprouw sedang melintas dengan motor di TKP.

“Jadi kasus ini bermula dari dendam lama yang disimpan dan akhirnya terduga pelaku melampiaskan niat membunuh dengan cara menikam korban pada bagian tubuh sehingga akhirnya meninggal dunia,” jelas Kapolres Manokwari melalui Kasat Reskrim AKP Diego Kakori, Rabu (13/9).

Dia menjelaskan, sesuai kronologis dari saksi, keduanya (tersangka dan saksi) mendekati korban dan sempat berbincang-bincang namun berujung pada niat membunuh oleh tesangka dengan cara menikam.

Lanjut Kasat, Rabu pagi, tim Pirhana di bawah pimpinan Direktur Brimob Polda Papua Barat mendatangi rumah pelaku di Kampung Ambon dan menjemput pelaku ke Polda Papua Barat.

Setelah mengamankan tersangka ke Polda, tim lainnya menelusuri barang bukti lainnya di TKP. Tim berhasil mengamankan barang bukti berupa senapan angin, sepatu bot, baju kemeja, celana pendek bergaris, sarung pisau, baju putih sudah bernoda darah dan celana panjang hitam, senter dan barang bukti lainnya.

IMG-20170913-WA0011

“Tersangka sudah koperatif dan mengakui perbuatannya sendiri tanpa ada keterlibatan saksi Frits Betay,” ucap Kasat. Kata Diego, semua barang bukti didapati di sekitar pekuburan pasir putih dan kurang lebih 3 jam tim mengumpulkan barang bukti tersebut.

Tersangka saat ini ditangani Reskrim Polres Manokwari atas pelimpahan Polda Papua Barat. Motif dari penikaman ini adalah masalah dendam lalu. “Dari keterangan tersangka, korban suka melakukan kekerasan terhadap ibu tersangka dan sering bersitegang dengan tersangka. Atas dendam itu tersangka akhirnya lampiaskan perbuatannya kepada korban,” kata Kasat sesuai keterangan tersangka.

Kasat mengakui bahwa penangkapan terhadap tersangka merupakan kerja tim polres Manokwari dan Polda Papua Barat, tapi juga dibantu masyarakat setempat. Penyidik masih meminta keterangan kepada tersangka atas kasus penikaman yang berujung pada kematian korban.

Informasi yang berhasil dihimpun wartaplus, usai melakukan penikaman kepada korban, tersangka pun melarikan diri dan bersembunyi di kuburan pasir putih. [Albert]

Check Also

Foto: Ilustrasi

Seorang Ibu Rumah Tangga Hilang di Keerom

JAYAPURA,-Anggota Kepolisian Resotr (Polres) Keerom menerima laporan warga atas kehilangan seorang wanita bernama Mariana Boseren ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *