HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » NEWSPLUS » Efek Buruk Sering Tidur Tengkurap

Efek Buruk Sering Tidur Tengkurap

WARTAPLUS – Salah satu posisi tidur yang banyak dilakukan adalah posisi tengkurap. Meski terasa nyaman, pakar pencernaan justru tidak menganjurkan. Kenapa ya?

Disampaikan oleh pakar saluran cerna dari RS Cipto Mangunkusumo, dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, posisi tidur tengkurap sebenarnya tidak terlalu dianjurkan karena bisa bisa membuat perut tidak nyaman.

Pada orang yang bertubuh gemuk, posisi tidur tengkurap juga bisa memicu tekanan pada organ pencernaan dan mendorong diafragma. Akibatnya, organ pencernaan bisa terdorong ke atas dan menimbulkan rasa tidak nyaman.

“Posisi tengkurap juga berhubungan dengan posisi lidah. Lidahnya bisa jadi terdorong ke belakang dan menutup saluran pernapasan. Proses pernapasan pun bisa terganggu,” imbuhnya.

Hal ini juga bisa memicu terjadinya snoring atau mengorok. Lagi-lagi terutama pada orang bertubuh gemuk, dr Ari menyebutkan kebiasaan tidur tengkurap bisa memicu snoring dan bisa juga sampai terjadi sleep apnea.

“Selain tidur tengkurap, tidur posisi telentang tanpa bantal pada orang tertentu juga bisa memicu snoring,” imbuh dr Ari.

[detik]

Check Also

Jelang Pilkada, PPATK: Bank Daerah Rawan Disalahgunakan

Wartaplus. Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin mewanti-wanti bangkir untuk lebih ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *