HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » NEWSPLUS » Dirayu Jadi Cagub Jabar, Aa Gym: Pak Zul Tenang, Saya Pusing…

Dirayu Jadi Cagub Jabar, Aa Gym: Pak Zul Tenang, Saya Pusing…

Wartaplus. Ketum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan terang-terangan merayu KH Abdullah Gymnastiar agar mau maju di Pilgub Jabar sebagai jagoan PAN. Seperti biasa, ustad yang kondang disapa Aa Gym ini belum berkata ‘iya’.

“Saya lagi maksa Aa Gym untuk maju di Pilgub Jabar. Biar Aa Gym bisa menimbang sulit mana menjadi politisi atau ustad,” ucap Zulkifli, saat menjadi pembicara di acara silaturahmi dan dialog kebangsaan Persatuan Islam (Persis) Kota Bandung, di Hotel Lingga, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, kemarin.

Rayuan ini sontak membuat hadirin tertawa lepas. Terlebih, di acara itu juga hadir politisi PAN di DPR, Desy Ratnasari. Politisi wanita ini juga digadang-gadang menjadi jagoan PAN di Pilgub Jabar 2018.

Rasa kepincut Zulkifli menjadikan Aa Gym sebagai kontestan Pilgub Jabar didasari sepak terjang Aa Gym dalam mengelola Pondok Pesantren Daarut Tauhid. Kesuksesan memimpin pesantren, dianggapnya modal awal memimpin Jabar.

“Saya pernah bicara dengan Fadli Zon, kata dia manajemen Aa Gym itu canggih, yakin Jabar bagus, setuju saya,” kata Zulkifli. “Saya yakin betul Aa Gym punya kemampuan, tapi susah merayunya. Saya minta tolong Bapak-bapak juga ikut bantu merayu,” tambahnya yang disambut gelak tawa.

Nah, giliran Aa Gym berpidato. Di balik mimbar yang sama, Aa Gym menjawab rayuan Zulkifli dengan guyonan. Dia berkelakar, sepulangnya Zulkifli mengunjungi pesantrennya, dia malah menjadi pusing lantaran dibebani pertanyaan seputar Pilgub Jabar.

“Pak Zul datang ke pesantren saya. Setelah datang, Pak Zul tenang, tapi saya jadi pusing, Pak,” kata Aa Gym, yang disambut tawa hadirin.

Aa Gym bercerita, bukan PAN saja parpol yang kepincut menjadikan dirinya kontestan Pilgub Jabar. Namun, belum satupun parpol yang didealkan Aa Gym.

“Aa datang ke pesantren ada yang memberikan dukung. Dari partai, sudah banyak yang datang. Aa shalat istikharah. Sampai 3 minggu mikir, saya bingung,” ujar Aa Gym kepada ratusan peserta yang hadir.

Aa Gym mengatakan, Ia bingung karena menjadi kurang ikhlas dalam melakukan sesuatu. Berpikirnya, ‘Pilgub lagi dan Pilgub lagi.’ “Asa ga ada pahalanya. Saya rasa, asa ga nyaman hidup saya. Semua harus di ekspose. Asa ga ikhlas. Ngurusin Pilgub berantakan hidup saya. Rapat terus sampai malam,” kata Aa Gym berkelakar disambut gelak tawa peserta diskusi.

Sepertinya, Zulkifli harus lebih keras lagi merayu Aa Gym jika ingin menggandengnya di Pilgub Jabar. Pasalnya, Aa Gym tegas menjawab untuk saat ini Aa Gym ingin meluruskan diri sendiri dulu. Karena, bagaimana ia bisa memperbaiki orang lain kalau dirinya sendiri tak benar.

“Bade (mau) tobat, memperbaiki diri dulu. Ke depannya, gimana Allah. Jadi tenang saya,” kata Aa Gym seraya mengatakan, Ia sendiri tak menyangka bisa jadi ustaz padahal lulusan Teknik Elektro dan tak nyambung. Namun, ternyata apa yang Allah takdirkan terbaik buat dirinya.

Seperti diketahui, kepincutnya PAN terhadap Aa Gym di Pilgub Jabar tidak terlepas dari hasil survei yang menyatakan sang ustad potensial untuk maju di Pilgub Jabar. Salah satunya, survei Indo Barometer menunjukkan tingkat popularitas Aa Gym mempunyai angka yang cukup tinggi. Dalam survei tersebut, Deddy Mizwar memiliki popularitas tertinggi dengan tingkat 99 persen. Sedangkan Walikota Bandung Ridwan Kamil hanya menempati urutan kelima dengan 88,8 persen. Pengenalan Ridwan masih kalah kondang dibanding Aa Gym, yang sebesar 94,9 persen; Desy Ratnasari 94,9 persen; serta Dede Yusuf sebesar 92,4 persen. RM

Check Also

OSO Kantongi SK Menkumham, Wiranto: Tidak Ada Munaslub

Wartaplus. Konflik internal yang melanda Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) bakal reda. Pasalnya, tidak ada agenda ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *