HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » HAI PAPUA » Diduga Sakit, Pria Paruh Baya Ditemukan Tak Bernyawa di Semak-Semak
Anggota Polsek Sentani Kota saat melakukan evakuasi terhadap Didimus W yang ditemukan tidak bernyawa lagi di dalam semak-semak/Istimewa

Diduga Sakit, Pria Paruh Baya Ditemukan Tak Bernyawa di Semak-Semak

JAYAPURA,- Diduga mengidap penyakit, Didimus W (52) warga Kampung Waris Jalan Polomo Sentani Kabupaten Jayapura ditemukan tewas di dalam semak-semak tidak jauh dari rumahnya, Kamis (3/8) sore.

Korban pertama kali ditemukan anaknya Melvin sekitar pukul 15.30 WIT, dimana saat saksi hendak memetik sayuran dikebun, namun baru berjarak 10 meter dari rumahnya, saksi mendapati korban tergeletak di dalam semak-semak. Saksi meminta bantuan ibunya karena mengira korban jatuh dan pingsan. Saksi meminta bantuan di warga setempat, namun saat dicek ternyata korban sudah tiak bernyawa lagi.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AMKamal ketika dikonfirmasi Kamis (3/8) malam, membenarkan temuan mayat tersebut dan kini jenazah korban sudah disemayamkan di rumah duka yang beralamat Kampung Waris Jalan Polomo Sentani.

Mendengar laporan warga tentang temuan mayat tersebut anggota Polsek Sentani Kota menuju ke lokasi penemuan mayat dan selanjutnya memasang Police Line dan menguhubungi unit Inafis Polres Jayapura guna melakukan olah TKP. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari Kabupaten Jayapura guna dilakukan Visum/Otopsi.

Menurut Kamal kematian korban sudah diterima Ihklas oleh pihak keluaraga korban, lantaran saat hendak dilakukan otopsi di rumah sakit setempat, keluarga korban menolak dan dari keterangan anak korban bahwa korban selama ini memang menderita penyakit tulang belakang dan kaki, sehingga kematian korban menurut keluarga murni karena sakit. Bukan karena penganiayaan atau kekerasan. [Cholid]

Check Also

Polisi Bekuk Dua Pengedar Sabu di Timika

JAYAPURA,–Dua pengedar narkotika jenis sabu berinisial IS (22) dan N alias Acok (22) berhasil dibekuk ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *