HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » Hukum » Dicekal, Pejabat Sekkot Dumai Batal Naik Haji

Dicekal, Pejabat Sekkot Dumai Batal Naik Haji

 

Wartaplus. Pejabat Sekretaris Kota Dumai, Riau, Muhammad Nasir dicekal ke luar negeri. KPK tengah menelusuri keterlibatan Nasir dalam kasus dugaan korupsi proyek jalan di Kabupaten Bengkalis.

Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah membenarkan KPK telah mengajukan permintaan cekal terhadap Nasir ke Direktorat Jenderal Imigrasi.

Menurut bekas aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) itu, permintaan cegah diajukan karena KPK sedang melakukan operasi tertutup pengusutan kasus korupsi. “Tim bagian penindakan KPK dalam beberapa waktu belakangan ini memang sedang melakukan sejumlah kegiatan di Riau,” ujarnya.

Febri belum bersedia membeberkan kasus yang menyeret Nasir. “Beberapa informasi belum bisa kami sampaikan secara rinci karena masih bersifat tertutup. Nanti informasi lebih lengkap perihal kasus apa, dan perkembangan penanganannya akan kita sampaikan,” katanya.

Pencekalan terhadap Nasir baru diketahui ketika bekas Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bengkalis hendak berangkat haji, Senin 7 Agustus 2017.

Ia dihadang petugas imigrasi Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau ketika hendak check-in naik pesawat bersama rombongan jamaah haji lainnya.

“Saat akan terbang, pihak Imigrasi Bandara menyatakan bahwa M Nasir telah dicekal. Dia tidak diperbolehkan berpergian ke luar negeri,” kata Febri.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas IA Pekanbaru, Pria Wibawa membenarkan pencekalan terhadap Nasir. “Setelah mendapatkan permintaan pencekalan resmi dari lembaga negara maka Kantor Imigrasi segera menyita paspor yang bersangkutan sampai pencekalan usai,” ujar Pria.

Setelah status cekal terhadap Nasir terungkap, tim KPK bergerak cepat mengumpulkan barang bukti. Kemarin sore, tim KPK menggeledah ruang kerja Bupati Amril Mukmiril di lantai 3 Kantor Bupati Bengkalis.

Sebelumnya, tim KPK menyasar ruang kerja Biro Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkalis di lantai dasar, dan kantor Dinas PU. Hingga tadi malam, penggeledahan masih berlangsung.

Nasir diduga terseret kasus proyek jalan di Kabupaten Bengkalis tahun 2011-2015.  Selama kurun itu, ada beberapa proyek jalan yang menelan biaya hingga Rp2,4 triliun.

Rinciannya, proyek multi years pembangunan jalan lingkar Pulau Bengkalis dengan anggaran Rp430 miliar. Proyek itu dikerjakan oleh BUMN PT Wijaya Karya.

Kemudian, proyek Jalan lingkar Pulau Rupat yang dikerjakan PT Mawatindo dengan anggaran Rp528 miliar. Jalan poros Bukitbatu-Siak Kecil menelan biaya Rp378 miliar yang dikerjakan PT Artha Niaga.

Proyek pembangunan jalan lingkar Duri Barat Rp369 miliar digarap PT Widya Sapta Colas. Sedangkan proyek jalan lingkar Duri Timur Rp235 miliar dikerjakan PT Nindya Karya.

Satu paket proyek multi years lainnya yaitu jalan lingkar Duri-Sungai Pakning. Proyek senilai Rp537 miliar itu sudah selesai dilelang dan dimenangkan PT Citra Gading Asritama.

Nasir diduga mengetahui pelaksanaan proyek-proyek beranggaran jumbo itu. Pada 2016 lalu, Nasir pernah dimintai keterangan. RM

Check Also

OSO Kantongi SK Menkumham, Wiranto: Tidak Ada Munaslub

Wartaplus. Konflik internal yang melanda Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) bakal reda. Pasalnya, tidak ada agenda ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *