HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » HAI PAPUA » Di Timika Polsisi Bekuk Dua Pemerkosa Mahasiswi
Kapolres Mimika AKBP Victor D Mackbon menggelar konfrensi pers terkait penangkapan dua pelaku pemerkosaa/Istimewa

Di Timika Polsisi Bekuk Dua Pemerkosa Mahasiswi

JAYAPURA ,-Dua pelaku pemerikosa seorang mahasiswi masing-masing berinisial EH dan TAA dibekuk anggota Kepolisian Polres Mimika, dijalan di Jalan Freeport Lama, sekitar Bendungan Gorong-Gorong, Senin (7/8).  Kapolres Mimika AKBP Victor D Mackbon mengatakan, operasi penangkapan kedua pelaku dipimpin oleh Kasat Reskim AKP Dionisius Vox Dei Paron Helan. “Dari keterangan pelaku, mereka menggiril korban dengan masing-masing melakukan pemerkosaan enam dan lima kali,”ungkap Victor, Selasa (8/8)

Dirinya menuturkan kasus pemerkosaan terhadap korban yang merupakan mahasiswa terjadi ketika  kedua pelaku bermaksud mencari kayu bakar. Namun tiba-tiba melihat korban bersama teman prianya berinisial YO  sedang berpacaran di Jalan Freeport Lama sekitar Bendungan Gorong-Gorong. Muncullah niat kedua pelaku untuk memperkosa korban.

“Kedua pelaku lalu mengatur strategi, EH memberikan kayu kepada TAA untuk mengancam dan mengejar pacar korban. Sementara EH menangkap dan mengancam korban,” katanya.

Kapolres menerangkan dalam keadaan ketakutan karena diancam senjata tajam, korban terpaksa membuka pakaiannya. Namun karena lokasinya berada di pinggir jalan, tersangka EH memaksa korban masuk ke dalam semak-semak, yang juga diikuti oleh pelaku TAA.  “Dalam semak-semak itulah kedua pelaku melakukan aksi bejatnya, memperkosa korban secara bergantian kurang lebih  30 menit,”tukasnya.

Sementara pacar korban yang kabur menyelamatkan diri langsung melapor ke pos polisi terdekat. Ia kemudian kembali ke TKP bersama bersama anggota kepolisian. “Selang waktu dua jam tim Opsnal Reskrim langsung melakukan penyisiran. Dan ternyata dua pelaku tersebut masih bersembunyi dengan membawa sebilah parang dan langsung diringkus oleh aparat,”pungkasnya.

Kapolres menjelaskan barang bukti berupa satu buah celana pendek jeans milik korban, celana dalam warna pink,  handphone Samsung tipe J5, kalung emas, dan sebilah parang milik tersangka berhasil disita.

“Selain itu, polisi menemukan barang bukti di TKP, yakni satu buah baju putih garis-garis milik korban, noken berisi dompet dan kunci motor, dan sebuah kayu untuk menakuti korban,”katanya.

Kini kedua pelaku, EH alias Edi dan TAA alias Frans dijerat Pasal 285 KUHP jo Pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. “Kini mereka sudah menekam dijeruji besi,”ujarnya.[Cholid]

Check Also

Polisi Bekuk Dua Pengedar Sabu di Timika

JAYAPURA,–Dua pengedar narkotika jenis sabu berinisial IS (22) dan N alias Acok (22) berhasil dibekuk ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *