HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » Internasional » Di Negara Ini Prostitusi Diizinkan, Malah Ada Sekolah Khusus PSK

Di Negara Ini Prostitusi Diizinkan, Malah Ada Sekolah Khusus PSK

WARTAPLUS – Masuk ke sekolah favorit pasti menjadi idaman banyak orang.

Sekolah adalah tempat menuntut ilmu untuk bekal kehidupan.

Tapi, coba perhatikan satu sekolah cukup aneh yang ada di Spanyol ini.

Sekolah ini dikatakan aneh karena mengajarkan hal tak biasa pada siswanya.

Sekolah ini khusus bagi orang yang ingin bekerja di bidang prostitusi.

Negeri Matador dikenal memiliki lebih dari 400 ribu pekerja seks legal.

Itulah sebabnya, pekerjaan di bidang ini adalah sebuah kompetisi yang sangat sulit.

Dilansir TribunTravel dari laman Elitereaders.com, tahun 2012, sebuah sekolah yang disebut Tarabajo Ya dibuka di Valencia.

Sekolah ini mengajarkan siswanya bagaimana menjalani bisnis sebagai pekerja seks.

Dengan biaya 120 dolar atau sekitar Rp 1,5 juta, sekolah ini menawarkan kursus dasar dalam “Kebijaksanaan dalam Prostituisi Profesional”.

Kursus dilakukan selama seminggu, terdiri dari kelas teori yang meliputi sejarah dan evolusi dunia profesi tertua.

Tak cuma teori, sekolah ini juga memberikan pelajaran praktik.

Setiap siswa akan berlatih bermain seks selama dua jam setiap hari.

Saat praktik, mereka sambil belajar dari Kama Sutra.

Sekolah ini pernah dituntut hukum oleh warga yang keberatan dengan program studi yang ditawarkan.

Tapi, pengadilan akhirnya memutuskan mendukung sekolah prostitusi ini.

Bahkan, pada tahun 2014, Asosiasi Seks Profesional di Spanyol (Aposex) juga membuka sebuah sekolah yang menawarkan latihan profesional di bidang prostitusi.

Jelas kalian tidak akan mengirim anak-anak untuk masuk sekolah jenis ini, kan.

Apakah tempat ini masih pantas disebut sebagai sekolah yang notabene sebagai tempat menuntut ilmu?

[Tribunnews]

Check Also

Ketua MK Kena 2 Kartu Kuning, Kalau Main Sepakbola Langsung Kartu Merah

Wartaplus. Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat kembali kena semprit Dewan Etik MK. Ini kali kedua ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *