HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » NEWSPLUS » Cara Mudah Atasi Maag, Tanpa Obat

Cara Mudah Atasi Maag, Tanpa Obat

WARTAPLUS – Sakit maag cenderung banyak diderita oleh masyarakat di Indonesia. Meski sepele, tetapi kondisi tersebut dapat mengganggu aktivitas. Sehingga, perlu penanganan tepat untuk mencegahnya.

Gejala pada sakit maag berupa rasa tidak nyaman di ulu hati, mual, muntah, dan terasa kembung. Hal ini biasanya dipicu oleh gaya hidup yang kurang baik.

“Pemicu maag biasanya didominasi oleh gaya hidup yang kurang baik, seperti makannya tidak teratur, porsi makan terlalu banyak, makan yang terburu-buru, makan makanan yang mengandung pedas,” ujar Medical Manager CHD Kalbe, Dr. Helmin Agustina, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Selain faktor makanan, lanjut Helmin, tren minuman berkafein juga mulai menjamur. Itu memicu masyarakat untuk konsumsi banyak minuman mengandung kafein.

“Minuman berkafein itu memicu maag. Ditambah dengan rokok, kemudian tingkat stres yang meningkat yang dialami di masyarakat yang tinggal di kota besar,” katanya.

Sehingga, Hilmi merekomendasikan, adanya perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat. Perubahan sederhana itu, bisa dimulai dari pengaturan pola makan, serta jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari.

“Makan tepat waktu, seperti jangan melewatkan sarapan, kemudian mengunyah dengan perlahan. Hindari juga minuman bersoda dan kafein. Tambahkan juga dengan waktu untuk berelaksasi meredakan stres.”

[VIVA]

Check Also

Enggar Paparkan Alasan Impor Beras, Tiga Bulan Operasi Pasar Tetapi Harga Ogah Turun

Wartaplus. Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartisto Lukita, buka-bukaan dibalik alasan pemerintah melakukan impor beras. Menurutnya, kebijakan itu ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *