HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » HAI PAPUA » Buruh Sawit Tewas Digigit Ular Saat Kerja
Ilustrasi

Buruh Sawit Tewas Digigit Ular Saat Kerja

SENTANI,– Seorang pekerja perkebunan sawit PT. Rimba Matoa Lestari Distrik Unurum Guay, Kabupaten Jayapura tewas dipatok ular. Korban bernama Albertus Nahak (48) ketika itu sedang bekerja di dalam kebun kelapa sawit mengumpulkan biji kelapa sawit yang jatuh ke tanah.

Entah bagaimana seekor ular yang ada di lokasi tiba-tiba mengigit jari telujuk tangan sebelah kanan, sehingga korban kaget dan langsung meminta tolong kepada rekan kerjanya.

Dengan seketika, racun ular itu menyerang korban, sehingga membuat badan korban panas dingin. Mengetahui hal itu, sejumlah rekan yang saat itu bersamanya langsung  membawa korban ke klinik perusahaan.

Karena tahu kondisinya gawat, tim medis di klinik perusahaan segera merujuk korban ke puskesmas Unurumguay. Meski sempat menjalani perawatan di puskesmas, korban pun akhirnya meninggal dunia.

Oleh persetujuan pihak keluarga dan perusahaan, maka korban semayamkan di Mes P 17 Kebun Kelapa Sawit PT. Rimba Matoa Lestari sambil menunggu koordinasi dengan pihak perusahaan untuk di pulangkan ke kampung halamannya di di Belu Nusa Tenggara Timur.

Sementara itu, Kapolres Jayapura AKBP Gustav Urbnias, melalui Kapolsek Unurumguay Iptu Oscar F. Rahadian, mengakui adanya laporan soal korban yang digigit ular saat tengah bekerja di areal perkebunan. Untuk memastikan hal ini, polisi melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian, serta dari pihak puskesmas Unurumguay.

“Kita sudah meminta keterangan dari saksi-saksi dan berkoordinasi dengan pihak keluarga dan pihak perusahaan untuk keberangkatan korban serta memfasilitasi pihak keluarga korban dan perusahaan mengenai biaya santunan untuk diberikan kepada pihak keluarga,” tandasnya. [Aka]

Check Also

Pendukung “Tenang“ Doakan Pilkada Puncak Berlangsung Aman dan Damai

SENTANI,- Ratusan pendukung dari pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Puncak, Repinus Talenggen dan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *