HAI PAPUA

Bupati Lanny Jaya Mengeluh Persenjataan Polres Lanny Jaya Tidak Memadai

Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom/Ist
Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom/Ist

JAYAPURA,- Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom prihatin, Polres Lanny Jaya diserang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Purom Wenda, Rabu (6/12) di Lapangan Apel Mapolres Lanny Jaya. Aksi penembakan ini dilakukan kelompok Purom Wenda terhadap personil Polres yang sedang melaksanakan apel pagi dipimpin Kabag Sumda AKP Nababan.

Kepada wartaplus.com, Rabu sore, Bupati Befa mengatakan keprihatinannya karena ketika pemerintah dan aparat diserang oleh KKB, senjata yang dimiliki oleh  anggota rata-rata sudah berusia. Aparat tidak memiliki senjata baru sehingga gampang macet dan sulit membalas serangan yang dilancarkan oleh KKB.

“Kelompok kriminal bersenjata ini memiliki senjata berat yang cukup seperti arsenal, mozer  dan lain-lain. Sementara polisi kita di Lanny Jaya kita tidak dilengkapi. Ini berbahaya,” ujarnya serius.

Untuk itu, ia meminta kepada Kapolri maupun Kapolda Papua ahgar melengkapi anggota dengan persenjataan yang memadai. “Kalau begini terus, bahaya. Kita bisa dihancurkan KKB, baru bantuan datang,” imbuh Befa.

Informasi yang dihimpun media ini, terdengar bunyi tembakan dari gunung depan Polres Lanny Jaya ke arah anggota yang sedang melaksanakan giat apel pagi. Anggota kemudian mengamankan diri dan mengambil posisi Stelling serta membalas tembakan ke arah gunung di depan Polres.

Gabungan aparat dari TNI kemudian ikut datang membantu di Polres Lanny Jaya membalas tembakan ke arah gunung. Di tempat terpisah, Sekda Lanny Jaya Christian Sohilait yang tiba di Jembatan Yokobak guna memantau situasi lapangan, selang beberapa menit kemudian setelah Pabung Lanny Jaya Mayor Nurwadi menghampiri Sekda Lanny Jaya. Mobil yang ditumpangi Sekda ditembaki dari arah atas gunung. Pabung Lanny Jaya beserta anggota Polri dan TNI yang berada di dekat mobil Sekda Lanny Jaya membalas tembakan ke arah gunung. Tidak ada korban jiwa dalam aksi penembakan ini. [Frida]

Leave a Reply

*

*

advertisment
advertisment
advertisment