HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » Ekonomi » Bulog Datangkan 100 Kilogram Cabai untuk Mengatasi Lonjakan Harga
Suasana Penjualan Cabai di Halaman Parkir Kantor Bulog/Djarwo

Bulog Datangkan 100 Kilogram Cabai untuk Mengatasi Lonjakan Harga

JAYAPURA,- Perum Bulog Divre Papua dan Papua Barat tidak tinggal diam melihat kondisi harga cabai di pasaran yang dalam berapa waktu ini mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Untuk itu, sebanyak 100 kilogram cabai telah di datangkan dari Kabupaten Merauke.

Wakil Kepala Divre Bulog Papua dan Papua Barat Eko Pranoto mengatakan, pihaknya sengaja tidak mendatangkan dalam jumlah yang banyak, dikarenakan tim satgas dari bulog akan meninjau terlebih dahulu kembali ke pasar dan sekaligus untuk mendistribusikannya.

“Kami berharap dengan adanya cabai sebanyak 100 kilogram ini, semoga bisa membantu menstabilkan harga cabai di Papua khususnya di Kota Jayapura,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (19/7).

Ia menuturkan, Bulog tetap akan melakukan hal tersebut secara berkelanjutan untuk kembali mendatangkan cabai yang berjumlah 5 sampai 10 ton, jika pengadaan cabai 100 kilogram ini belum mempengaruhi harga di pasaran.

“Semoga jumlah yang ada ini, bisa kembali membuat harga cabai stabil  seperti komoditi lainnya, gula pasir dan bawang putih,“ terangnya.

Dijelaskannya, cabai yang didatangkan akan dijual dengan harga Rp 70 ribu per kilogramnya, yang mana saat ini harganya tengah mencapai Rp 120 hingga 130 ribu per kilogramnya.

“Jadi kegiatan ini tidak semata-mata sebagai rutinitas, sepanjang harga ini berfluktuasi dan dianggap meresahkan hingga memberatkan terhadap masyarakat, bulog akan tetap mengambil tindakan yang sama, artinya pada saat harga sudah stabil kembali, maka mekanisme di pasar akan kembali berlaku, jadi ini kita hanya lakukan sewaktu-waktu apabila terjadi kenaikan harga diatas ambang batas,“ pungkasnya. [Djarwo]

Check Also

70 Atlet Ikut Lomba Body Contes dan Binaraga Piala Bupati Jayapura Cup I

SENTANI,– Sedikitnya 70 atlet binaraga dari 7 Kabupaten dan 1 kota di Papua mengikuti lomba ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *