HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » Hukum » Basuki Ngaku Kasih US$50 Ribu Ke Orang Dekat Patrialis

Basuki Ngaku Kasih US$50 Ribu Ke Orang Dekat Patrialis

 

Wartaplus. Direktur CV Sumber Laut Perkasa Basuki Hariman mengaku pernah diminta uang oleh Kamaluddin, orang dekat hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Patrialis Akbar. Ia lalu memberikan 50 ribu dolar Amerika.

Pengakuan itu disampaikan Basuki dalam pembacaan nota pembelaan atau pledoi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

“Memang benar Kamal pernah meminta uang pada saya. Saya siapkan uang untuk keperluan pribadi Kamal 20.000 dolar Amerika, 10.000 dolar, 20.000 dolar. Tetapi saya tidak tahu peruntukannya, kalau ada yang ke Patrialis itu di luar sepengetahuan saya,” kilah Basuki.

Basuki menyatakan tak pernah berniat menyuap Patrialis Akbar terkait uji materi UU Peternakan dan Kesehatan Hewan di MK. Ia berdalih bertemu Patrialis semata-mata untuk mengetahui sejauh mana progres uji materi itu di MK.

Ia mengakui pertemuannya dengan Patrialis difasilitasi Kamaluddin. “Saat dikenalkan Patrialis, saya menyambut baik karena dapat informasi yang valid. Banyak rumor yang muncul cukup lama judicial review (uji materi—red) nggak diputus. Pak Patrialis selalu melarang saya bawa tas atau uang, tidak tebersit dalam pikiran saya untuk memberikan atau menjanjikan sesuatu kepada beliau,” kata Basuki.

Basuki keberatan dengan dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) KPK bahwa dirinya menjanjikan uang Rp2 miliar kepada Patrialis jika uji materi diterima.

Ia mengaku Kamaluddin pernah meminta uang Rp2 miliar itu karena mencari informasi mengenai uji materi UU Peternakan dan Kesehatan di MK.

“Namun saya merasa hal tersebut sangat berlebihan dan saya urungkan niat saya dan uang Rp2 mliliar yang sempat saya tukarkan menjadi Dolar Singapura 211.300 untuk kemudian sejumlah 200 ribu yang saya gunakan untuk Saudara Ng Fenny berobat dan sisanya sebanyak 11.300 saya simpan di brankas kantor,” ujar Basuki.

Sebelumnya, JPU KPK menuntut Basuki dipenjara 11 tahun, dan denda Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan. Basuki dinilai terbukti memberikan uang kepada Patrialis lewat Kamaluddin sebesar 10 ribu dolar Amerika, 20 ribu dolar, 10 ribu dolar dan Rp4 juta. Serta menjanjikan Rp2 miliar jika uji materi UU Peternakan dan Kesehatan Hewan dikabulkan.

UU ini memperbolehkan impor daging kerbau dari India. Meski bukan pemohon uji materi, Basuki berkepentingan jika judicial review UU Peternakan dan Kesehatan Hewan dikabulkan.

Akibat dibukanya keran impor daging kerbau dari India, omzet perusahaan-perusahaan Basuki berkurang. Selama ini, Basuki mengimpor daging sapi dari Australia, Selandia Baru dan Amerika Serikat. RM

Check Also

Enggar Paparkan Alasan Impor Beras, Tiga Bulan Operasi Pasar Tetapi Harga Ogah Turun

Wartaplus. Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartisto Lukita, buka-bukaan dibalik alasan pemerintah melakukan impor beras. Menurutnya, kebijakan itu ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *