HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » HAI PAPUA » Badan Urusan Rumah Tangga DPR RI Sosialisasi Renstra di Papua Barat
Kunjungan kerja badan urusan rumah tangga atau BURT DPR RI dalam rangka sosialisasi rencana strategis (renstra) DPR RI periode 2015-2019/Alberth

Badan Urusan Rumah Tangga DPR RI Sosialisasi Renstra di Papua Barat

MANOKWARI,-Kunjungan kerja badan urusan rumah tangga atau BURT DPR RI dalam rangka sosialisasi rencana strategis (renstra) DPR RI periode 2015-2019. Kunjungan di Manokwari Provinsi Papua Barat diterima oleh Gubernur Papua Barat melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Otda Setda Papua Barat, Musa Kamudi, Selasa (25/7) di lantai III ruang multi media kantor gubernur Papua Barat, Arfai Manokwari. Pertemuan ini diikuti oleh pejabat teras di SKPD Papua Barat, akademisi Unipa Manokwari, dan stak holder terkait.

Ketua Tim sekaligus Wakil Ketua Burt DPR RI Agung Budi Santoso didampingi 14 anggota dewan. Namun yang mengikuti agenda itu hanya diikuti oleh 7 orang anggota dewan. Pertemuam itu sebagai agenda penting untuk menjaring aspirasi yang akan diperjuangkan.

Agung, yang ditemui wartawan usai pertemuan mengatakan, agenda ini bertujuan untuk menyerap aspirasi. Bahkan aspirasi yang sudah di dapat menjadi agenda yang akan diperjuangkan untuk kepentingan masyarakat Indonesia, dan khususnya Papua Barat sebagai tempat kunjungan kerja mereka. “Apa yang sudah disampaikan oleh asisten 1 diantaranya perjuangkan DOB di Papua Barat dan infrastrukur, termasuk agenda penting lainnya” ucap Agung.

Sementara Musa Kamudi, mengatakan, DPR memiliki target untuk diselesaikan. Namum yang  harus diperjuangkan adalah UU sebagai target untuk dijadikan produk hukum untuk kepentingan masyarakat umum. Ia berharap kunjungan ini menjadi harapan pemprov Papua Barat kedepannya, misalnya beberapa aspirasi yang sudah diserap bisa diperjuangkan.

“Banyak aturan baru yang kadang berubah-ubah sehingga membuat daerah ini kesulitan karena aturan yang berubah di pemerintah pusat” tambah Musa Kamudi kepada wartawan. [Alberth]

 

Check Also

Besok, KONI Pusat Akan Melantik Pengurus KONI Papua

JAYAPURA,- Sebanyak 70-an pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua akan dilantik oleh Ketua KONI ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *