HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » ENTERTAINMENTPLUS » Asisten Rumah Tangga Beyonce Digaji Rp 1,3 M

Asisten Rumah Tangga Beyonce Digaji Rp 1,3 M

WARTAPLUS – Sebagai orangtua, Beyonce dan Jay Z tentu ingin memberikan yang terbaik bagi buah hatinya. Terutama untuk si kembar, Rumi dan Sir, yang lahir Juni lalu. Bahkan mereka rela membayar enam pengasuh si kembar miliaran rupiah per tahun.

Pasangan selebriti ini diselimuti perasaan sukacita saat menyambut kehadiran Rumi dan Sir Juni lalu. Tapi tampaknya Beyonce dan Jay Z agak kewalahan merawatnya sampai-sampai membutuhkan bantuan enam pengasuh.

Bayarannya pun tak tanggung-tanggung. Seperti dikabarkan OK Magazine, masing-masing pengasuh digaji US$ 100.000 atau sekitar Rp 1,3 miliar per tahun.

Keenam pengasuh itu terbagi menjadi dua grup yang masing-masing mengurus satu anak.

“Waktu tidur si kembar tidak bersamaan, jadi Beyonce perlu tiga pengasuh untuk satu anak, dengan delapan jam kerja secara bergantian,” ujar seorang sumber.

Sebelumnya, Beyonce dan Jay Z telah memperkerjakan dua pengasuh untuk merawat putri pertamanya, Blue Ivy. Total pasangan ini memiliki delapan pengasuh di rumahnya.

Beyonce memang tidak mau setengah-setengah untuk urusan anak. Menjelang persalinannya saja, pelantun ‘Single Ladies’ itu dikabarkan mengeluarkan dana Rp 17 miliar untuk mempersiapkan sebuah kamar bersalin mewah.

Menurut Daily Mail, Beyonce menyewa sebuah rumah khusus sebagai tempat bersalin. Segala peralatan melahirkan dengan teknologi terkini seperti inkubator dan lain sebagainya dipindahkan ke rumah tersebut untuk mendukung proses persalinan.

[detik]

Check Also

Jelang Pilkada, PPATK: Bank Daerah Rawan Disalahgunakan

Wartaplus. Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin mewanti-wanti bangkir untuk lebih ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *