HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » Internasional » AS-Korut Memanas, China Bingung Tentukan Sikap…

AS-Korut Memanas, China Bingung Tentukan Sikap…

Wartaplus. Aksi saling ancam antara Korut dan Amerika Serikat masih terus terjadi. Yang menarik adalah, di mana posisi China dalam situasi ini. Pasalnya, China adalah sekutu dan mitra dagang Korut yang paling penting.

China terikat dengan perjanjian Sino-North Korean Treaty of Friendship, Cooperation, and Mutual Assistance yang ditandatangani pada 1961. Kesepakatan tersebut mewajibkan China campur tangan jika Korut diserang tanpa alasan. Namun Beijing tidak harus melakukannya jika Pyongyang yang memulai perang. Itulah sepertinya yang akan dilakukan China sebagaimana dilansir dari editorial surat kabar berpengaruh milik negara itu, Global Times.

Global Times yang dibaca secara luas diterbitkan oleh pejabat People`s Daily, surat kabar yang merupakan organ dari Komite Sentral Partai Komunis. Namun, Global Times bukan merupakan corong resmi Partai Komunis dan tidak mewakili sikap pemerintah. Namun menurut para ahli, terkait isu Korut-AS, editorial Global Times mencerminkan kebijakan pemerintah dan dapat dianggap pernyataan “setengah resmi”. “China juga harus menjelaskan, jika Korea Utara meluncurkan rudal yang mengancam tanah Amerika terlebih dahulu dan Amerika membalas, China akan tetap netral,” tulis editorial Global Times.

Namun, jika AS menyerang Korut dan mencoba menggulingkan rezim Kim Jong-un dan mengubah pola politik Semenanjung Korea, China akan mencegah mereka melakukannya. China mengkhawatirkan sejak lama, setiap konflik di semenanjung Korea, atau jika perang Korea tahun 1950-1953 terulang. Sebab, hal itu dapat melepaskan gelombang pengungsi ke timur lautnya, dan bisa berakhir dengan sebuah daerah yang bersatu dan bersekutu dengan AS. China akan menolak setiap pihak yang ingin mengubah status quo dari wilayah di mana kepentingan China diperhatikan.

“Perlu untuk memperjelas pendiriannya ke semua sisi dan membuat mereka mengerti, ketika tindakan mereka membahayakan kepentingan China, China akan merespons dengan tegas,” ujar surat kabar tersebut.

China sendiri selama ini telah berulang kali memperingatkan, baik pada AS maupun Korut, untuk tidak melakukan apapun yang dapat memicu ketegangan atau menyebabkan ketidakstabilan di Semenanjung Korea. “Situasi di Semenanjung Korea saat ini rumit dan sensitif,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang seperti dikutip dari Washington Post, Jumat (11/8). RM

Check Also

Babak Akhir Urusan Mahar, Nyalla Bersihkan Prabowo

Wartaplus. Untuk mengakhiri polemik yang semakin melebar soal mahar politik, La Nyalla Mattalitti memberikan klarifikasi kepada ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *