HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » GENERAL » Anggaran Belanja Daerah Dalam APBD Induk Provinsi Papua 2017 Naik Rp 606 Miliar
Sekertaris Daerah Papua, Hery Dosinaen

Anggaran Belanja Daerah Dalam APBD Induk Provinsi Papua 2017 Naik Rp 606 Miliar

JAYAPURA, – Anggaran belanja daerah pada APBD Induk TA 2017 Provinsi Papua mengalami kenaikan dari Rp15 triliun menjadi Rp 15,6 triliun atau naik sebesar Rp 606 miliar.

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda), Hery Dosinaen dalam laporannya pada Pembukaan Sidang Paripurna Pembahasan APBD Perubahan Provinsi Papua TA 2017, di DPRP, Rabu (9/8) malam.

Sekda Hery menyebutkan, kenaikan ini berasal dari pos Belanja Tidak Langsung yang mengalami peningkatan sebesar Rp85,5 miliar dari Rp8 triliun menjadi Rp8,1 triliun. Selain itu, peningkatan juga berasal dari Belanja Langsung yang direncanakan pada APBD Induk dianggarkan hanya sebesar Rp7 triliun, namun mengalami kenaikan Rp520 miliar menjadi Rp7,5 triliun.

Sementara pada pos Belanja Pegawai (non gaji) mengalami penurunan sebesar Rp152 juta dari anggaran semula sebesar Rp279 miliar menjadi Rp278 miliar.

“Lalu pada pos Belanja Barang dan Jasa mengalami kenaikan sebesar Rp592 miliar dari anggaran semula sebesar Rp3,2 triliun menjadi Rp3,7 triliun,” ungkapnya.

Lanjut jelasnya, pada pos Belanja Modal juga terjadi penurunan sebesar Rp70 miliar menjadi Rp3,4 triliun dari anggaran semula sebesar Rp3,5 triliun.

Sementara itu, pendapatan daerah pada APBD Induk TA 2017 yang direncanakan sebesar Rp13,9 triliun mengalami peningkatan sebesar Rp183 miliar menjadi Rp14,1 triliun yakni pada pos Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah,” katanya lagi.

“Berdasarkan perimbangan dan pendapatan belanja daerah tersebut, maka posisi defisit APBD tahun anggaran 2017 mengalami perubahan secara agregat minus sebesar Rp1,5 triliun,”jelasnya.[Riri]

Check Also

Polisi Bekuk Dua Pengedar Sabu di Timika

JAYAPURA,–Dua pengedar narkotika jenis sabu berinisial IS (22) dan N alias Acok (22) berhasil dibekuk ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *