HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » HAI PAPUA » Aloysius Giay Bantah Video Yang Beredar Kampayekan Petahana
Drs Aloysius Giay saat acara adat suku besar Mee/Istimewa

Aloysius Giay Bantah Video Yang Beredar Kampayekan Petahana

JAYAPURA,-Drg Aloysius Giyai membantah melakukan kampaye serta dukungan terhadap Petahana Gubernur Provinsi Papua  Lukas Enembe yang akan maju dalam Pilkada 2018 mendatang, terkait dengan beredarnya video dirinya bersama FX.Mote yang berdurasi satu menit tujuh detik  beberapa waktu lalu. Aloysius Giay merupakan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua sedangkan  FX Mote  adalah Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Papua

“Itu acara adat suku Mee, bukan kampaye,”ujarnya singkat saat diwawancara di sela-sela memantau jalannya tes pemeriksaan kesehatan di RSUD Dok II, Jumat (12/1) pagi sebagai Plth Direktur RSUD Dok II Jayapura.

Dirinya pun menuturkan, video yang beredar tersebut merupakan kegiatan adat di Kabupaten Jayapura sebelum adanya deklarasi oleh Lukas Enembe, dan kegiatan tersebut murni kegiatan adat dan tidak ada sangkut pautnya dengan pilkada maupun kampanye.

“Itu saya sebagai Kepala Suku Besar Mee acara adat di Sentani beberapa waktu lalu, itu kami antar sayur dan sebagainya. Jadi tidak ada hubungannnya dengan institusi, ASN atau sebagainnya. Itu acara adat  sebelum deklarasi atau sebagainya,”ujarnya. Saat ditanyakan terkait dengan komentarnya di video yang menyebutkan, “Saudaramu kamu datang untuk besok acara adat kita, mengangkat Bapak Lukas Enembe sebagai Kepala Suku Besar diatas tanah Papua. Manusia-manusia siapapun, mahluk siapapun diatas tanah ini tidak bisa melawan Lukas Enembe”.

Ia menyatakan statement tersebut merupakan ungkapan bahwa Lukas  Enembe merupakan orang yang kami kagumi. “Coba kalau kalian ada coba kalian lihat ada atau tidak kaitannya dengan pilkada, dan acara itu benar-benar adat Suku Mee. Sebagai penasehat besar Suku Mee, saya diminta rakyat untuk  sama-sama  menyampaikan pernyataan tapi tidak ada kaitan dengan pemilihan pilkada Gubernur ini,”ujarnya.

Ia pun kembali menegaskan bahwa dirinya pada posisi netral dan tidak memihak kepada siapapun kandidat bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur nantinya. “Dua pasangan calon gubernur yakni Lukas Enembe dan Jhon Wempi Wetipo merupakan saudara saya. Dan mereka merupakan putra terbaik Papua yang akan maju untuk membangun Papua yang lebih baik lagi kedepannya,”ujarnya. [Cholid]

 

 

 

 

Check Also

Kasus Mahar Politik. Kalau Nyalla Dapat Tiket, Ceritanya Pasti Tak Begini

Wartaplus. Kasus mahar politik yang terjadi antara La Nyalla Mattalitti dengan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *