HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » Ekonomi » Jokowi: Negara Lain Iri Lihat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Jokowi: Negara Lain Iri Lihat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Wartaplus. Presiden Jokowi bangga pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal I 2017 menembus angka 5,01 persen. Keberhasilan ini, dianggapnya sudah membuat iri negara lain. Sebaiknya, momentum ini dijaga dan menjadi optimisme bangsa Indonesia.

“Kepercayaan dan momentum-momentum seperti ini harus kita gunakan. Jangan sampai justru di dalam negeri sendiri ada pesimisme. Padahal masyarakat luar memandang kita dan iri terhadap pertumbuhan dan kepercayaan yang begitu sangat baik diberikan oleh masyarakat,” ujar Jokowi, di Bali.

Pesan bernada optimisme ini disampaikan Jokowi saat menghadiri Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Partai Hanura Tahun 2017 di Kawasan Kuta, Kabupaten Badung, Provinsi Bali. Jokowi berharap, momentum pertumbuhan ekonomi dimanfaatkan sebaik mungkin.

“Saya ingin berbicara mengenai momentum. Sekarang ini momentum pertumbuhan ekonomi kita pada posisi yang sangat baik kalau dibandingkan dengan negara-negara lain. Momentum seperti ini harus kita gunakan, harus kita manfaatkan sebaik-baiknya,” kata Presiden.

Selain ada momentum pertumbuhan ekonomi, Jokowi juga menyebut di Indonesia saat ini terjadi momentum kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Jokowi, mengangkat survei yang dilakukan oleh Gallop World Poll dan OECD sebagai sumber. Suvei itu, menempatkan Indonesia pada peringkat pertama, dengan skor 80. Indonesia, membawahi Swiss, India, dan Luksemburg.

Nah, dengan munculnya momentum-momentum itu, Presiden mengingatkan rakyat Indonesia saat ini jangan sampai terjebak pada pesimisme yang dibuat sendiri. “Hati-hati. Harusnya yang kita bangun adalah optimisme-optimisme publik, masyarakat, sehingga betul-betul masa depan dan harapan ke depan kita terus optimis,” katanya.

Presiden juga menyampaikan tentang pembangunan infrastruktur yang berjalan. Tercatat sampai sekarang ini ada proyek pembangunan yang sudah selesai, ada yang masih dalam proses, dan baru dimulai.

“Baik pembangunan jalan tol di Jawa maupun luar Jawa, baik pembangunan pelabuhan-pelabuhan di Jawa maupun luar Jawa. Ada Kuala Tanjung, Makassar New Port, sebentar lagi akan dimulai di Pelabuhan Sorong, Pelabuhan Tanjung Priok. Kemudian juga pembangunan jalur kereta api di luar Jawa, di Sumatera dan Sulawesi, akan terus kita lakukan,” katanya. RM

Check Also

Enggar Paparkan Alasan Impor Beras, Tiga Bulan Operasi Pasar Tetapi Harga Ogah Turun

Wartaplus. Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartisto Lukita, buka-bukaan dibalik alasan pemerintah melakukan impor beras. Menurutnya, kebijakan itu ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *