HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » Ekonomi » 10 Persen Saham Freeport Untuk Papua, DPRP: Ini Hasil Perjuangan Panjang!
Gubernur Lukas Enembe bersama Ketua DPRP, Yunus Wonda dan para pimpinan SKPD terkait berfoto bersama usai acara penandatangan perjanjian pembagian divestasi saham PTFI/Ist

10 Persen Saham Freeport Untuk Papua, DPRP: Ini Hasil Perjuangan Panjang!

JAKARTA,- Dewan Perwakilan Rakyat Papua menyambut gembira pemberian 10 persen saham PT.Freeport Indonesia sebagaimana tertuang dalam perjanjian pengambilan divestasi saham PT.Freeport Indonesia oleh Pemerintah Pusat, bersama Pemerintah Provinsi Papua, Pemkab Mimika dan PT Indonesia Asahan Aluminium (PT.Inalum)

“Ini perjuangan yang panjang dan perhatian yang sangat luar biasa dari Presiden Jokowi untuk memperhatikan kesejahteraan masyarakat Papua dan untuk membangun Papua. Salah satunya dengan memberikan 10 persen dari 51 persen saham divestasi PT Freeport,” ujar Ketua DPR Papua Yunus Wonda usai menghadiri acara penandatanganan perjanjian pembagian divestasi saham PT Freeport, yang berlangsung di Aula Mezzanine Gedung Djuanda I, Kementerian Keuangan, Jl. Dr. Wahidin Raya, Jakarta Pusat, Jumat (12/1).

“Atas nama rakyat Papua kami menyampaikan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo. Karena selama 54 tahun PT Freeport beroperasi di Papua, Pemprov Papua akhirnya resmi memiliki saham,” sambungnya.

Diungkapkan Yunus, sejak Lukas Enembe-Klemen Tinal dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur, DPR Papua memberikan dukungan penuh untuk memperjuangkan kepemilikan saham di perusahaan tambang emas raksasa asal Amerika tersebut.
Pihaknya bersama pemerintah provinsi berkomitmen dengan menuangkannya dalam sebuah regulasi, dimana ada 17 item, dan sudah diajukan kepada PT Freeport Indonesia.

“Puji Tuhan perjuangan yang panjang dan akhir masa kepemimpinan gubernur Papua, beliau sudah menandatangani perjanjian saham divestasi PT Freeport, dan ini tentunya untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat Papua,” ucapnya

Duduk Bersama

Sementara itu, Ketua Komisi III Bidang Anggaran DPR Papua, Carolus Bolly mengumgkapkan, pasca penandatanganan perjanjian ini, maka secara teknis ke depan DPRP Papua bersama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) akan duduk bersama dan menghitung berapa besaran total keikutsertaan saham Papua pada PT.Inalum tersebut.

Dia menjelaskan, dari 3 persen saham itu, berapa besar kewajiban dari Pemprov Papua yang akan disetor. “Itu yang harus kita tahu total nilainya, setelah penyertaan saham itu, kita hitung lagi kira-kira berapa tahun Pemprov Papua bisa mendapatkan deviden ( keuntungan),” jelasnya.

Menurutnya, besaran inilah yang nanti kedepan akan menjadi pendapatan Pemprov Papua. “Perkiraan kita keuntungan yang akan kita dapat bisa lebih besar dari dana Otsus yang kita dapat setiap tahun anggaran dari Pemerintah Pusat,” akunya.

Di kesempatan itu Carolus juga berharap kepada Gubernur Papua, agar personil yang nantinya ditempatkan pada BUMD (PT. Papua Divestasi Mandiri) yang akan mengelola saham tersebut adalah orang-orang yang menguasai bidang pertambangan dan profesional serta memiliki kemampuan agar perusahaan ini kedepan bisa berjalan baik.

Adapun pihak yang menandatangani perjanjian pembagian divestasi saham adalah; Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Gubernur Papua Lukas Enembe, Bupati Mimika Eltinus Omaleng, Dirut PT Inalum Budi Gunadi dan dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Kementerian BUMN serta perwakilan dari Kementerian terkait, Ketua DPR Papua Yunus Wonda dan jajaran kepala OPD Papua.[Riri]

Check Also

Kasus Mahar Politik. Kalau Nyalla Dapat Tiket, Ceritanya Pasti Tak Begini

Wartaplus. Kasus mahar politik yang terjadi antara La Nyalla Mattalitti dengan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *